Arema FC Bungkam Persis Solo 2-0 di Stadion Kanjuruhan
Pertandingan menarik tersaji pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 ketika Arema FC menjamu Persis Solo di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Dalam laga tersebut, tim berjuluk Singo Edan berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 atas Laskar Sambernyawa.
Kemenangan ini terasa sangat penting bagi Arema FC, bukan hanya karena tambahan tiga poin, tetapi juga karena mereka berhasil mengakhiri periode sulit saat bermain di kandang. Selain itu, hasil tersebut juga memutus tren positif Persis Solo yang sebelumnya cukup impresif di putaran kedua kompetisi.
Dua gol kemenangan Arema FC dicetak oleh Gabriel Silva, yang tampil gemilang sepanjang pertandingan. Gol tersebut tercipta melalui skema serangan balik cepat yang memanfaatkan celah di lini pertahanan Persis Solo.
Di balik kemenangan tersebut, terdapat beberapa catatan menarik yang patut disorot. Berikut tiga fakta menarik dari kemenangan Arema FC atas Persis Solo.
1. Brace Gabriel Silva Jadi Penentu Kemenangan
Salah satu sorotan utama dalam pertandingan ini adalah penampilan impresif winger Arema FC, Gabriel Silva. Pemain asal Brasil tersebut berhasil mencetak dua gol sekaligus alias brace yang memastikan kemenangan timnya.
Gol pertama Silva tercipta pada menit ke-15 setelah memanfaatkan transisi cepat serangan Arema. Sementara gol keduanya hadir pada menit ke-52 melalui skema serangan balik yang kembali mengejutkan pertahanan Persis Solo.
Brace tersebut menjadi catatan spesial bagi Gabriel Silva karena merupakan brace kedua yang ia ciptakan bersama Arema FC sejak bergabung pada paruh musim kompetisi. Sebelumnya, pemain berusia 29 tahun itu juga pernah mencetak dua gol saat membantu Arema FC mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-0.
Menariknya, dua momen brace tersebut merupakan satu-satunya gol yang dicetak Silva untuk Arema sejauh ini. Meski demikian, kontribusinya tetap penting karena ia sering menjadi starter dalam pertandingan-pertandingan penting di putaran kedua musim ini.
Penampilan Silva dalam laga melawan Persis Solo menunjukkan bahwa ia bisa menjadi senjata berbahaya bagi Singo Edan, terutama ketika tim bermain dengan strategi serangan balik cepat.
2. Arema FC Akhirnya Menang Lagi di Kandang
Kemenangan atas Persis Solo juga menjadi momen penting bagi Arema FC karena mereka akhirnya kembali meraih kemenangan saat bermain di kandang sendiri.
Sebelum laga ini, Singo Edan sempat mengalami periode sulit dengan lima pertandingan kandang tanpa kemenangan. Catatan tersebut tentu menjadi tekanan tersendiri bagi tim yang dikenal memiliki basis suporter besar dan dukungan kuat di Stadion Kanjuruhan.
Dalam rentang lima laga tersebut, Arema bahkan sempat menelan kekalahan dramatis serta hasil imbang yang membuat posisi mereka di klasemen tidak stabil.
Terakhir kali Arema FC meraih kemenangan di kandang sebelum laga ini adalah ketika mereka berhasil mengalahkan Semen Padang dengan skor telak 3-0 pada pekan ke-21 kompetisi.
Karena itu, kemenangan atas Persis Solo tidak hanya mengembalikan kepercayaan diri para pemain, tetapi juga memberikan harapan baru bagi Singo Edan untuk memperbaiki posisi di klasemen liga.
Selain itu, kemenangan ini juga terasa semakin lengkap karena Arema FC berhasil mencatatkan clean sheet atau tidak kebobolan sepanjang pertandingan.
3. Rekor Tak Terkalahkan Persis Solo Akhirnya Terhenti
Bagi Persis Solo, kekalahan dari Arema FC menjadi hasil yang cukup menyakitkan. Pasalnya, sebelum pertandingan ini mereka sedang berada dalam tren positif dengan delapan pertandingan tanpa kekalahan di putaran kedua liga.
Dalam delapan laga tersebut, Persis Solo berhasil mencatatkan tiga kemenangan dan beberapa hasil imbang yang membantu mereka keluar dari zona degradasi untuk sementara waktu.
Namun, kekalahan dari Arema FC membuat tren positif tersebut akhirnya terhenti. Bahkan, hasil ini membuat Persis Solo kembali terancam berada di papan bawah klasemen.
Situasi tersebut semakin sulit karena tim pesaing di zona bawah juga meraih kemenangan pada pekan yang sama. Akibatnya, Persis Solo harus kembali berjuang keras untuk menjauh dari zona degradasi hingga akhir musim.
Kekalahan ini juga menjadi evaluasi penting bagi pelatih dan pemain Persis Solo untuk memperbaiki lini pertahanan yang terlihat rapuh ketika menghadapi serangan balik cepat dari Arema FC.
Strategi Serangan Balik Jadi Kunci Singo Edan
Jika melihat jalannya pertandingan, kemenangan Arema FC tidak lepas dari strategi yang diterapkan oleh tim pelatih. Meskipun Persis Solo sempat lebih dominan dalam penguasaan bola, Arema mampu bermain efektif melalui skema serangan balik cepat.
Transisi dari bertahan ke menyerang menjadi senjata utama yang digunakan Singo Edan. Setiap kali Persis kehilangan bola, Arema langsung memanfaatkan ruang kosong di lini pertahanan lawan.
Strategi ini terbukti efektif karena kedua gol yang dicetak Gabriel Silva lahir dari situasi transisi cepat tersebut.
Selain itu, lini pertahanan Arema FC juga tampil solid sehingga mampu meredam sejumlah peluang berbahaya yang diciptakan oleh Persis Solo sepanjang pertandingan.
Dampak Kemenangan Bagi Arema FC
Tambahan tiga poin dari laga ini sangat berarti bagi Arema FC dalam upaya mereka memperbaiki posisi di klasemen BRI Super League musim ini.
Selain meningkatkan kepercayaan diri pemain, kemenangan ini juga memberikan momentum positif menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya yang tidak kalah penting.
Jika Singo Edan mampu mempertahankan konsistensi permainan seperti saat menghadapi Persis Solo, peluang mereka untuk naik ke papan tengah klasemen terbuka cukup lebar.
Kesimpulan
Kemenangan Arema FC atas Persis Solo dengan skor 2-0 menghadirkan sejumlah fakta menarik yang patut disorot. Mulai dari penampilan gemilang Gabriel Silva yang mencetak brace, kembalinya kemenangan Arema di kandang, hingga terhentinya tren tak terkalahkan Persis Solo.
Hasil ini menunjukkan bahwa Singo Edan masih memiliki potensi besar untuk bersaing di kompetisi musim ini. Sementara bagi Persis Solo, kekalahan ini menjadi peringatan agar segera memperbaiki performa demi menjauh dari ancaman degradasi.
Dengan kompetisi yang masih menyisakan beberapa pertandingan, persaingan di papan tengah hingga zona bawah klasemen dipastikan akan semakin menarik untuk disaksikan.

