Drama besar terjadi di final Piala Afrika 2025. Timnas Maroko akhirnya resmi menjadi juara, meski sebelumnya sempat kalah dari Senegal di laga final. Keputusan ini diambil oleh CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) setelah investigasi panjang yang penuh kontroversi.
Kronologi Awal : Final Maroko vs Senegal Berlangsung Panas
Pertandingan final berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim bermain hati-hati hingga skor tetap 0-0 di waktu normal.
Momen krusial terjadi di injury time:
- Wasit memberikan penalti untuk Maroko setelah VAR
- Pemain Senegal melakukan protes keras
- Bahkan sempat walk-out (keluar lapangan)
Situasi sempat kacau sebelum akhirnya pertandingan dilanjutkan kembali. Setelah laga dilanjutkan, Maroko sempat mendapatkan penalti namun gagal, dan laga memasuki babak tambahan waktu. Di sinilah Senegal mencetak gol kemenangan. Skor akhir: Senegal 1-0 Maroko. Senegal pun sempat merayakan gelar juara dan mengangkat trofi Piala Afrika 2025.
Protes Maroko Jadi Titik Balik
Maroko kemudian mengajukan protes resmi ke CAF. Alasannya, Senegal dianggap melanggar aturan karena meninggalkan lapangan dan tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk penolakan bermain. Dalam regulasi CAF, aksi walk-out bisa berujung kekalahan otomatis.
Keputusan CAF: Senegal Dicopot, Maroko Juara
Yang menarik, pada 17 Maret 2026, CAF mengeluarkan keputusan final, dimana Senegal dinyatakan kalah. Skor diubah menjadi Maroko menang 3-0 (WO), dan gelar juara resmi diberikan kepada Maroko. Keputusan ini bukan saj membuat geger Afrika dan dunia, namun juga langsung mengubah sejarah final AFCON 2025. Keputusan CAF memicu polemik besar. Bagaimana tidak, Senegal merasa dirugikan. Mereka mempertimbangkan banding ke CAS. Sementara itu, banyak pengamat menyebut ini sebagai keputusan paling kontroversial.
Kasus ini jadi unik karena Senegal menang di final, namun Maroko yang jadi juara secara resmi.

